PanduanSholat
Draf belajar. Naskah ini belum ditelaah ulama — wajib diverifikasi ustadz/ahli sebelum dipakai atau disebarkan. Selengkapnya →
Langkah 14 / 20
Lihat ilustrasi skematis
Ilustrasi skematis Bangkit ke Rakaat Berikutnya
Ilustrasi pendamping; detail posisi tangan, kaki, dan gerakan perlu diperiksa bersama guru.
Catatan

Bangkit ke Rakaat Berikutnya

Dari sujud kedua, bangkit berdiri sambil "Alloohu akbar" untuk rakaat berikutnya, lalu ulangi dari Al-Fatihah (tanpa doa istiftah). Nabi ﷺ kadang duduk sebentar dulu (duduk istirahat) sebelum berdiri dari rakaat ganjil.

اللَّهُ أَكْبَرُ

Alloohu akbar

Allah Maha Besar.

Maknanya: Rakaat kedua dikerjakan seperti rakaat pertama: Al-Fatihah, surah pendek (pada dua rakaat pertama), ruku', i'tidal, dua sujud — hanya tanpa doa istiftah. Malik bin al-Huwairits menceritakan Nabi ﷺ pada rakaat ganjil tidak langsung bangkit sampai beliau duduk sebentar (duduk istirahat) — sunnah ringan yang membantu bangkit dengan tenang.
Catatan: Sholat 2 rakaat (Subuh): setelah sujud kedua rakaat kedua, langsung duduk tasyahud akhir (langkah 16). Sholat 3-4 rakaat: setelah rakaat kedua duduk tasyahud awal dulu (langkah berikut).

Duduk istirahat: HR. Bukhari no. 823 (Malik bin al-Huwairits); takbir tiap gerakan: HR. Bukhari no. 803 · Sahih (al-Bukhari)

Label hukum dan redaksi mengikuti naskah draf. Periksa catatan mazhab dan diskusikan dengan guru.

Penanda ini mencatat kegiatan belajar Anda, bukan penilaian sah atau sempurnanya salat.

Catatan untuk ditanyakan kepada guru

Catatan tersimpan di browser ini setelah diketik. Tidak dikirim ke server.