Lihat ilustrasi skematis

Doa Istiftah
Masih bersedekap, baca doa pembuka ini dengan pelan (lirih). Hanya dibaca pada rakaat pertama.
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
Alloohumma baa'id bainii wa baina khothooyaaya kamaa baa'adta bainal-masyriqi wal-maghrib. Alloohumma naqqinii minal-khothooyaa kamaa yunaqqots-tsaubul-abyadhu minad-danas. Alloohummaghsil khothooyaaya bil-maa-i wats-tsalji wal-barod.
Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana kain putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahan-kesalahanku dengan air, salju, dan hujan es.
HR. Bukhari no. 744; Muslim no. 598 (Abu Hurairah) · Sahih (muttafaq 'alaih)
Variasi sahih lain
- "Subhaanakalloohumma wa bihamdika..." — HR. Abu Dawud no. 775 — sahih (al-Albani); Tirmidzi no. 243 — hasan (Darussalam). Ringkas dan otentik; banyak dipakai madzhab Hanafi & Hanbali.
- "Wajjahtu wajhiya..." (sering diawali "Alloohu akbar kabiiroo...") — HR. Muslim no. 771; Muslim no. 601. Sahih; lazim dalam tradisi Syafi'i di Indonesia.
Label hukum dan redaksi mengikuti naskah draf. Periksa catatan mazhab dan diskusikan dengan guru.
Penanda ini mencatat kegiatan belajar Anda, bukan penilaian sah atau sempurnanya salat.
Catatan untuk ditanyakan kepada guru
Catatan tersimpan di browser ini setelah diketik. Tidak dikirim ke server.