Lihat ilustrasi skematis

Shalawat Ibrahimiyah
Masih dalam duduk tasyahud akhir, lanjutkan dengan shalawat kepada Nabi ﷺ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Alloohumma sholli 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shollaita 'alaa Ibroohiima wa 'alaa aali Ibroohiim, innaka hamiidum-majiid. Alloohumma baarik 'alaa Muhammadin wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarokta 'alaa Ibroohiima wa 'alaa aali Ibroohiim, innaka hamiidum-majiid.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau limpahkan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim; sungguh Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau limpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim; sungguh Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
HR. Bukhari no. 3370; Muslim no. 406 (Ka'b bin 'Ujrah) · Sahih (muttafaq 'alaih)
Variasi sahih lain
- Redaksi Muslim: "...kamaa shollaita 'alaa aali Ibroohiim" — HR. Muslim no. 406. Langsung menyebut keluarga Ibrahim; sama-sama sahih.
- Tambahan kata "sayyidinaa" — Kajian fikih Syafi'iyah (mis. Al-Fiqh al-Manhaji). Tidak ada dalam teks haditsnya; banyak ulama Syafi'iyah menganjurkannya sebagai adab, ulama lain memilih mengikuti lafal hadits — keduanya dibahas ulama secara wajar.
Label hukum dan redaksi mengikuti naskah draf. Periksa catatan mazhab dan diskusikan dengan guru.
Penanda ini mencatat kegiatan belajar Anda, bukan penilaian sah atau sempurnanya salat.
Catatan untuk ditanyakan kepada guru
Catatan tersimpan di browser ini setelah diketik. Tidak dikirim ke server.