PanduanSholat
Draf belajar. Naskah ini belum ditelaah ulama — wajib diverifikasi ustadz/ahli sebelum dipakai atau disebarkan. Selengkapnya →
Langkah 16 / 20
Lihat ilustrasi skematis
Ilustrasi skematis Tasyahud Akhir
Ilustrasi pendamping; detail posisi tangan, kaki, dan gerakan perlu diperiksa bersama guru.
Rukun

Tasyahud Akhir

Pada duduk terakhir: duduk tawarruk (kaki kiri dimajukan ke bawah betis kanan, duduk menempel lantai, kaki kanan ditegakkan), telunjuk kanan berisyarat, lalu baca tasyahud.

التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

At-tahiyyaatu lillaahi wash-sholawaatu wath-thoyyibaat. As-salaamu 'alaika ayyuhan-nabiyyu wa rohmatulloohi wa barokaatuh. As-salaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish-shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallooh, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhuu wa rosuuluh.

Segala penghormatan, shalawat, dan kebaikan hanyalah milik Allah. Salam untukmu wahai Nabi, beserta rahmat Allah dan berkah-Nya. Salam untuk kami dan untuk seluruh hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Maknanya: Empat bagian yang runtut: pengakuan bahwa segala penghormatan hanya milik Allah; salam untuk Nabi ﷺ; salam untuk diri kita dan seluruh hamba Allah yang saleh (menurut haditsnya, salam ini sampai kepada setiap hamba saleh di langit dan bumi); lalu dua kalimat syahadat. Nabi ﷺ mengajarkan teks ini kepada Ibnu Mas'ud sambil memegang tangannya, "seperti mengajarkan surat Al-Qur'an" — dan at-Tirmidzi menyebut riwayat ini hadits paling sahih tentang tasyahud.
Catatan: Cara duduk juga khilafiyah yang wajar: Hanafiyah iftirasy pada kedua tasyahud, Malikiyah tawarruk pada keduanya, Syafi'iyah tawarruk di tasyahud akhir, Hanabilah tawarruk hanya pada sholat dengan dua tasyahud (HR. Bukhari no. 828). Status bacaannya: rukun menurut Syafi'iyah & Hanabilah, wajib menurut Hanafiyah, sunnah menurut Malikiyah.

HR. Bukhari no. 831 & 6265; Muslim no. 402 (Ibnu Mas'ud); komentar at-Tirmidzi pada no. 289 · Sahih (muttafaq 'alaih)

Variasi sahih lain
  • Tasyahud versi Ibnu Abbas ("At-tahiyyaatul-mubaarokaatush-sholawaatuth-thoyyibaatu lillaah...") — HR. Muslim no. 403. Sama-sama sahih; dipilih Imam asy-Syafi'i dan paling umum dipakai di Indonesia.
  • Tasyahud versi Umar bin Khattab — Muwatta Malik, Kitab Sholat (Book 3, Hadith 56). Diajarkan Umar dari atas mimbar; para sahabat memakai beberapa redaksi yang berdekatan.

Label hukum dan redaksi mengikuti naskah draf. Periksa catatan mazhab dan diskusikan dengan guru.

Penanda ini mencatat kegiatan belajar Anda, bukan penilaian sah atau sempurnanya salat.

Catatan untuk ditanyakan kepada guru

Catatan tersimpan di browser ini setelah diketik. Tidak dikirim ke server.