PanduanSholat
Draf belajar. Naskah ini belum ditelaah ulama — wajib diverifikasi ustadz/ahli sebelum dipakai atau disebarkan. Selengkapnya →
Langkah 15 / 20
Lihat ilustrasi skematis
Ilustrasi skematis Tasyahud Awal (sholat 3–4 rakaat)
Ilustrasi pendamping; detail posisi tangan, kaki, dan gerakan perlu diperiksa bersama guru.
Sunnah

Tasyahud Awal (sholat 3–4 rakaat)

Pada sholat 3-4 rakaat, setelah sujud kedua rakaat kedua: duduk iftirasy, tangan kiri terbentang di paha kiri, tangan kanan menggenggam lembut dengan telunjuk berisyarat, lalu baca tasyahud (teks sama dengan tasyahud akhir, langkah berikutnya).

Maknanya: Tasyahud awal adalah "perhentian tengah" sholat 3-4 rakaat. Bila terlupa, sholat tidak batal: Nabi ﷺ sendiri pernah langsung berdiri ke rakaat ketiga, lalu sebelum salam beliau sujud dua kali (sujud sahwi) — HR. Bukhari no. 829 & 1224. Setelah tasyahud awal, bangkit ke rakaat ketiga sambil bertakbir dan mengangkat kedua tangan (HR. Bukhari no. 739); rakaat ketiga-keempat cukup Al-Fatihah.
Catatan: Statusnya khilafiyah yang wajar: wajib menurut Hanafiyah & Hanabilah, sunnah muakkadah menurut Syafi'iyah & Malikiyah. Tentang shalawat pada tasyahud awal: mayoritas ulama tidak membacanya, Syafi'iyah menganggapnya dianjurkan — keduanya berdasar.

HR. Bukhari no. 828 (cara duduk); Muslim no. 580 (isyarat telunjuk); Bukhari no. 829 & 1224 (sujud sahwi) · Sahih (al-Bukhari; Muslim)

Label hukum dan redaksi mengikuti naskah draf. Periksa catatan mazhab dan diskusikan dengan guru.

Penanda ini mencatat kegiatan belajar Anda, bukan penilaian sah atau sempurnanya salat.

Catatan untuk ditanyakan kepada guru

Catatan tersimpan di browser ini setelah diketik. Tidak dikirim ke server.